Ayo Hidup dengan Sehat

HIDUP SEHAT ITU ENAK


Pengertian gizi yang benar

Gizi adalah persediaan bahan-bahan atau makanan yang dibutuhkan organisme maupun sel-sel untuk bertahan hidup. Sementara dalam bidang ilmu pengetahuan dan medis, gizi dapat merujuk pada ilmu atau praktik konsumsi serta penggunaan makanan.Tak hanya tentang metabolisme, gizi pun berbicara mengenai bagaimana penyakit yang dapat dicegah atau diminimalkan dengan makanan yang sehat.Dengan demikian, pengertian gizi juga berfokus pada bagaimana cara kita mengenali proses munculnya penyakit yang disebabkan oleh faktor bahan pangan. Mulai dari pola makan yang buruk, intoleransi terhadap makanan, hingga alergi makanan.


Pengertian Gizi Buruk 

Gizi buruk atau malnutrisi adalah sebuah kondisi serius yang terjadi ketika asupan makanan seseorang tidak sesuai dengan jumlah nutrisi yang dibutuhkan. Gizi buruk juga dapat berarti:

  • Gizi kurang: tidak cukup mendapatkan nutrisi. Ini berarti seseorang tidak mencukupi asupan protein, kalori, vitamin, atau mineral yang dibutuhkannya. Efek dari kekurangan asupan ini adalah gizi kurus atau wasting, stunting, dan berat badan kurang.
  • Gizi lebih: mendapatkan nutrisi tertentu yang berlebihan. Konsumsi protein, lemak atau kalori yang berlebihan juga berimbuh kepada malnutrisi. Pada kondisi ini, yang terjadi adalah berat badan berlebih atau obesitas.

Gizi buruk bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, mulai dari stunting, diabetes, hingga penyakit jantung.



Pengertian gizi seimbang

Secara umum, pengertian gizi seimbang adalah susunan asupan sehari-hari yang jenis dan jumlah zat gizinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Pemenuhan asupan gizi ini juga harus memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan mempertahankan berat badan normal guna mencegah masalah gizi.Gizi seimbang terdiri dari asupan yang cukup secara kuantitas, cukup secara kualitas, dan mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan, pertumbuhan (pada anak-anak), penyimpanan zat gizi, serta untuk melakukan aktivitas dan fungsi kehidupan sehari-hari.Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan, di Indonesia sendiri penerapan gizi seimbang memberi perubahan ke arah yang lebih baik, seperti prevalensi stunting yang mengalami penurunan dari 37,2 persen pada tahun 2013 menjadi 30,2 persen pada tahun 2018. Akan tetapi, di sisi lain angka obesitas juga mengalami peningkatan dari 14,8 persen pada tahun 2013 menjadi 21,8 persen pada tahun 2019. Oleh sebab itu, prinsip gizi seimbang sifatnya sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan ini.


Zat Gizi yang Penting Untuk Tubuh

Setiap hari, tubuh kita memerlukan energi untuk dapat beraktivitas. Energi tersebut didapatkan dengan cara mengonsumsi zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Kebutuhan zat gizi tersebut harus dipenuhi untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Lalu, apa saja sih zat gizi tersebut?

Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi manusia dan hewan. Semua jenis karbohidrat berasal dari tumbuhan dan dihasilkan melalui proses fotosintesa. Sumber utama karbohidrat antara lain serealia (terdiri dari padi, gandum, dan jagung) serta olahannya (roti, tepung, mie, bihun, dsb), umbi-umbian, dan produk olahan seperti gula, selai, dan sirup. Menurut Pedoman Umum Gizi Seimbang, dalam sehari-hari 50-60% dari total energi berasal dari karbohidrat kompleks dan 5% dari total energi berasal dari gula (sekitar 3-4 sendok makan setiap hari). WNPG (Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi) menyarankan untuk mengonsumsi karbohidrat sebanyak 19-30 gram setiap harinya.

Protein

Protein merupakan bagian terbesar penyusun tubuh setelah air. Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, pembentukan antibodi, dan juga sumber energi. Mutu protein ditentukan berdasarkan jenis dan proporsi asam amino, yaitu protein komplit (bermutu tinggi) dan protein tidak komplit (tidak memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap). Secara umum protein komplit dapat ditemukan pada daging, ikan, dan produknya, sementara protein tidak komplit dapat ditemukan pada biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Menurut Pedoman Umum Gizi Seimbang, protein menyumbang 25% dari total energi sehari-hari.

Lemak

Lemak berfungsi sebagai sumber energi, memelihara suhu tubuh, dan memberi rasa gurih pada makanan. Terdapat dua sumber lemak yaitu lemak hewani (yang berasal dari hewan) dan lemak nabati (yang berasal dari tumbuhan). Contoh lemak hewani adalah lemak hewan/gajih, mentega, krim, susu, keju, dan kuning telur, sedangkan contoh lemak nabati adalah minyak tumbuhan (kelapa, kelapa sawit, kacang tanah, kedelai, jagung, zaitun, biji bunga matahari, wijen), dan margarin. Menurut WNPG, pada orang dewasa dalam sehari-hari 25% dari total energi berasal dari lemak.



Macam Macam Zat Gizi berdasarkan Fungsinya.

1. Penghasil energi tubuh

Zat makanan yang dikonsumsi oleh sistem pencernaan tubuh yang kemudian diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan energi. Dengan adanya energi, maka manusia dapat untuk melakukan berbagai macam aktifitas atau kegiatan sehari-hari. Adapaun zat-zat penghasil energi adalah lemak, karbohidrat, dan protein.

2. Pembentuk sel jaringan tubuh

Adapun zat gizi pembentuk sel jaringan tubuh adalah protein, air, dan mineral. Ketiga zat tersebut secara bersama-sama akan diolah oleh organ tubuh sampai terbentuk sel jaringan tubuh baru khususnya sebagai pengganti jaringan yang rusak.

3. Pengatur fungsi reaksi biokimia yang ada dalam tubuh (stimulansia)

Supaya fungsi dan reaksi biokimia yang ada dalam tubuh dapat berjalan dengan baik dan cepat, maka tubuh memerlukan berbagai jenis zat sebagai stimulansia dalam proses tersebut. Zat vitamin yang dapat membantu dalam proses reaksi biokimia pada tubuh sampai berjalan dengan baik.

Komentar

Posting Komentar